Pengetahuan Tentang Islam
Pada acara pagi hari di TV one. perihal Ahmadiyah, dihdirkan seorang anggota Komis VIII DPR berkaitan dengan SKB Ahmadiyah.
Ada yang menarik dari pendapat sang anggota DPR " Siapa yang berhak menentukan bahwa islamnya ini yang benar dan ini yang salah?, Apa dasarnya? sehingga mengklaim bahwa dialah yang benar?
Sangat disayangkan, ternyata anggota DPR kitapun masih minim pengetahuan tentang agamanya sendiri
Padahal dalam ajaran Islam sendiri yang diyakini oleh semua umat Islam adalah islam harus berlandaskan Al Qur’an dan Al Hadits. jika tidak menggunakan itu maka patut diragukan keislamannya.
jadi walau dia menyebut Muhammadiyah, NU, Ahmadiyah atau yang lain kalau dasar yang dipakai adalah Al Qur’an dan Al hadiys denngan mengakui nabi Muhammad SAW sebagai Nabi penutup seperti yang tertulis di Hadits maka islamlah dia
Tapi walau dia mengaku NU, Muhammadiyah, Ahmadiyah atau yang lain tapi meninggalkan keduanya dan menggunakan yang selain itu untuk ibadahnya, maka diragukan keIlsmannya.
Ada juga kaidah tambahan:
batas pembeda antara islam dan kafir adalah Shalat.
Kini kita sebagi umat islam sudahkah Al Qur’an dan Al Hadits kita jadikan pegangan dan melaksanakan shalat?
Sekarang kita tahu kualitas keagamaan beberapa anggota DPR dan ini kewajiban para ulama untuk membina mereka sebagai pengambil keputusan apalagi di DPR juga banyak ulama. janganlah ini justru dijadikan bahan untuk menjatuhkan tapi tolonglah teman anda agar ia terhindar dari kesesatan.
islam telah jelas, hanya mau tidak kita menjadi islam.
semoga kita selalu dlam lindungan-Nya
amiin
