Bersin
Abu Hurairah radhiallahu anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda : "Sesungguhnya Allah mencintai bersin dan membenci menguap, maka jika seseorang bersin hendaklah ia memuji Allah (membaca Alhamdulillah) , dan berhak atas muslim lain yang mendengarnya untuk mendoakan"
(HR. Bukhari).
Mengenai bersin lebih dari 3 kali, keterangan yang ada dalam buku adab bersin dan menguap yang ditulis Abu Muhammad Isma’il Ibnu Marsyud Ar-Ramiih adalah : gugurnya kewajiban kita mengucapkanTasymit (mengucapkan yarhamukallah) atas orang yang bersin tersebut.
Sebab orang yang bersin lebih dari 3x dikategorikan sedang sakit (influenza).
Seperti yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu anhu, ia berkata :
Aku mendengar dari Rasul Allah Shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda : "jika salah seorang diantaramu bersin, maka hendaklah berstasymit bagi yang mendengarnya. Jika lebih dari tiga, berarti dia sedang influenza, maka tidak ada tasymit setelah 3 kali" (HR. Abu Dawud)
Diriwayatkan juga oleh Salmah Ibnu Akwa’ bahwa dia telah mendengar sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam ketika ada seseorang yang bersin di dekatnya : "yarhamukallah" , kemudian orang tersebut bersin lagi, maka Rasulullah bersabda: "orang itu sedang influenza" (HR. Muslim).
Juga tidak ada doa bagi yang bersin lebih dari 3 kali, dan tidak pula diucapkan baginya "Syafaakallahu wa ‘Afaaka".
Seandainya memang disyariatkan, tentulah Rasulullah-lah sebagai hamba Allah yang pertama kali melaksanakannya.
