Indahnya beribadah

November 7, 2008

Pesan Menteri Agama kepada Jemaah Haji

Filed under: islam

Jakarta (MCH). Untuk memperoleh haji yang mambrur harus diawali dengan niat tulus dan melaksanakan ibadah haji dengan cara yang benar, yang diajarkan Allah SWT dan Rasul Nya serta menjauhi sifat rafats, fusuq dan jidal. Kloter 1 embarkasi Jakarta, Rabu, 5 November lalu, "mengangkasa" dilepas Menteri Agama Maftuh Basyuni tepat pukul 08.00 WIB dari terminal haji bandara Sukarno-Hatta. Cengkareng Banten. JKG -1 yang berisikan jamaah haji dari DKI tersebut dilepas dengan menggunakan menggunakan pesawat Garuda GIA 7101. Diharapkan klompok terbang 1 yang mengawali "jemgatan udara" tanah air dengan tanah suci ini tiba di bandara Amir Muhammad, Madinah Pukul 14.25 waktu setempat. Pelepasan yang dilakukan Menag Maftuh Basyuni menandai pelepasan jamaah haji Indonesia secara nasional dan serentak di 10 embarkasi di Indonesia. Terkecuali embrkasi Padang, Sumbar yang dilaksanakan hari ini Kamis, 6 NOvember kemarin. "Jauhilah hal hal yang dapat mengurangi bahkan menghilangkan kemabruran haji seperti perbuatan rafats, fusuq dan jidal", imbau Menteri Agama dalam sabutannya sebelum jamaah haji memasuki pesawat Garuda. Rafats, katanya yaitu perbuatan dosa disebabkan oleh gejolak nafsu birahi/seks. Fusuq, perbuatan dosa karena sifat tercela, sombong, iri hati, adu domba. Jidal, perbuatan desa karena tidak sabar hingga timbul pertengkaran dan berbantah bantahan. "Laksanakan ibadah dengan tertib dan khusus dengan mentaati peraturan edan jadwal yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan petunjuk panduan yang diberikan PPIH setempat" pinta Maftuh, disaksikan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Wibowo, Wakil Gubernur Banten HM Masduki, dan Dubes Arab Saudi Untuk Indonesia Sayed Abdurahman yang hadir pada acara pelepasan tersebut. Pada bagian lain mantan Dubes RI berkuasa penuh untuk Kerajaan Arab Saiudi dan Kesultanan Oman ini mengingatkan bahwa 210.000 jamaah haji Indonesia akan berbaur dengan 2 juta jamaah haji dari berbagai negara di tempat dan waktu yang sama. Untuk itu dia meminta agar jamaah tidak egois, menang sendiri atau benar sendiri. ""Buanglah jauh jauh sikap egois, arogan dan meremehkan orang lain" ujarnya lagi. Namun, sebaliknya dia meminta kepada jamaah yang siap berangkat berseragam jas hijau telur dan celana putih dengan kacu berwarna warni menurut KBIH yang membimbing ibadah mereka agar membangun sifat kasih sayang dan semangat kebersamaan. perkuat persaudaraan perkokoh kesatuan kembangkan jiwa solidaristas , pupuk toleransi dan saling menghormati. "Tampillah sebagai sosok haji Indonesia yang santun dan berakhlakul karimah" imbaunya sembari mengingatkan bahwa perjalanannya ke tanah suci untuk beribadah bukan perjalanan biasa. Untuk itu untuk menjamin agar prosesi manasik hajinya berjalan dengan baik, perlu ditunjang oleh fisik dan mental yang baik," katanya. Diperlukan pula pula strategi pengelolaan waktu dan kegiatan agar energy dan stamina tidak terforsir sebelum waktunya yang dapat mengakibatkan kondisi kesehatan dan mental menurun pada saat rangkaian kegiatan ibadah mencapai puncaknya. "Pengaturan ini menjadi sangat penting mengingat kondisi pemondokan haji Indonesia di Makkah pada waktu ini relative jauh jaraknya ke Masjdil Haram disbanding tahun sebelumnya," jelasnya sebagaimana dilaporkan wartawan media ini dari Jakarta. (Thamrin Yunus)

 

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://nhidayat.blogsome.com/2008/11/07/pesan-menteri-agama-kepada-jemaah-haji/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham